Di Bandung. Mau ngopi atau sekedar ngobrol dan menulis


Berikut ini adalah tempat-tempat paling berbahaya di Bandung. Soalnya disana sering terjadi pembunuhan, pembuhunan terhadap waktu. Yap Killing Time. Di tempat-tempat itulah biasanya saya membunuh waktu untuk selalu berbetah lama sekali untuk sekedar ngopi, makan, ngobrol dan sesekali menulis kalau sempat membawa laptop.

Tempat ini pula yang membuat saya sangat jatuh cinta terhadap Bandung, terpujilah wahai engkau yang rela bikin tempat-tempat nyaman ini ❀

cocorico

Cocorico Cafe. Tempatnya di Dago. Asik banget tempatnya terutama di Rooftop. Bangunannya baru. Makanannya enak, kopinya kurang nendang, suasananya demi apapun cozy bangjeeeeet. Cocok buat dinner, cocok buat nulis, yang suka galau juga boleh disini, tapi siap-siap envy karena biasanya disini selalu penuh sama yang bawa pasangan. eeerrrr
most wanted kayanya pas di Bandung nanti. Mau duduk di kursi kayu yang cuma satu-satunya di area Rooftop ini. πŸ˜€
roemah kopi

Roemah Kopi. Nama mencerminkan kepribadian, wajar kalau tempat ini surganya minum kopi, walaupun tempatnya sederhana, tapi tetap cantik dan artistik. Didominasi oleh kursi-kursi kayu, ada tempat tidur dengan kelambu yang disulap juga buat tempat duduk. Tapi kalau duduk di tempat tidur itu saya suka ketawa, berasa mau malam pengantenan gitu. Nah Loh?
Tempatnya di Ranca Kendal bawah, nyaman, damaaaaai sekali karena agak jauh dari dago tempatnya yang sudah agak ramai.

Selasar Sunaryo ArtSelasar Sunaryo. Tempat ini emang komplit banget. Ada tempat ngopi yang ciamik ditambah lagi ada Art gallery yang memamerkan karya-karya seni tinggi punya pak Sunaryo. Ada lukisan, patung dari batu, ada tempat pertunjukannya juga, toko cinderamata, ada perpustakaan seni yang menyimpan segala hal tentang seni, yaeyalah masa tentang baso. Jadi kalau kita ngopi di tempat ini bukan hanya ngopi tapi bisa menikmati juga karya seni yang lainnya. Cocok buat yang seneng seni. Dulu saya kesini cuma ngopi sebentar lalu keliling dan pulang karena sedang ada kunjungan dari Inggris gitu ya, lupa.

4.0.1

The Peak. Nunggu ada yang mau nraktir aja kalau mau ke The Peak. Ayooo siapa yang mau ulang tahun dan mau party di The Peak? hahahaa ini tempat asik bangete deh. Tapi sayang, mahal ah. Bukan tempat yang cocok buat ngegalau, bisa-bisa tambah galau saat akhir bulan. Tapi bagus view nya kalau malam. Tempatnya di Cihideung.

Sapu lidi

Sapu Lidi. Hahahaaaa bukan tempat anak muda banget. Disini mah tempat nongkrong na mamah-mamah dan papah-papah, aki-aki, dan nu geus karolot. Tapi sapu lidi merupakan tempat favorit saya untuk melarikan diri dari lelahnya kota Bandung. Suasana pedesaan mengingatkan kampung halaman, suara gemercik air, naik sampan dan makan nasi liwet. Duh… kangen ngobrol bahasa sunda jadi na teh.

SUGARRUSH

Sugar rush. Ini dia tempat paling wajib pisan tiap minggu kudu absen ka Sugar rush. eh kok jadi ngomong pake bahasa sunda ya πŸ˜€ Sugar rush merupakan tempat wajib buat saya dan teman-teman saya yang badmood secara tiba-tiba. Disini surganya makanan manis, cake, pancake, waffle, spaghetti nya enaaaak, semuanyaaa enaaaaaak. Red velvet, aku padamu yaaah. Suka inget banyak hal disini, dari mulai crying bareng si Baloy, perpisahan sebelum ke Buton, baca novel disini sendirian, makan pancake sampe mules, ngegalau tengah malem… I miss you ❀

Berikut adalah review tempat yang paling sering saya kunjungi di Bandung, selebihnya ya tempatnya standar lah. Paling cuma sekedar makan, minum ngobrol tapi tidak terjadi keterikatan antara saya dengan tempat-tempat makan itu, beda dengan yang diatas ini, special buat diri saya secara pribadi. eaaaaa

Selamat malam minggu. Ayo rencanakan mau pergi kemana? Kalau saya, minum kopi susu sendirian πŸ™‚ *curhat*

 

 

Iklan