Selamat tinggal 2012


Selamat pagi tanggal 31 desember 2012. Selamat pagi wangi-wangi pulau Wanci.
04:36 saat saya mengetik kata-kata ini dan melihat jam hp. Terlalu pagi untuk bangun ditengah liburan yang panjang dan tidurpun baru 4 jam kurang.

2012 akan segera berakhir. Besok akan berganti menjadi 2013. Banyak yang akan tertinggal di 2012 ini, karena memang harus ditinggalkan untuk maju kearah yang lebih baik, siapa yang mau terus-terusan jalan ditempat? Tidak ada, termasuk saya.

2012 begitu dahsyat untuk saya. Banyak hal yang mengubah sebagian hidup saya secara menyeluruh. Saya sungguh memaknai dalam bulan desember dari kesemua bulan yang ada.

Desember menjadi bulan terakhir dan lahan untuk saya memperbaiki diri, banyak yang saya rubah, pemikiran, mimpi-mimpi dan semua hal.
Saya mulai memikirkan untuk bisa mendaki gunung padahal sebelumnya saya anti karena menyadari bahwa saya tidak akan sanggung dengan kondisi hidung, tapi mungkin saya harus mencoba.
Saya mulai memperbaiki pola makan, so look at me, I’m fat girl now. Semua orang yang melihat saya pada bulan desember akan mengomentari badan saya yang gendut, berbeda dari sebelumnya. Gendut mungkin terlihat sehat.
Desember tanpa drama percintaan yang menye-menye. Saya mulai melupakan apa itu cinta yang saya anggap hal tidak penting, dalam arti pacaran. Saya lebih yakin pada suatu kata “pacar itu cuma status, kasih sayang bisa didapat dari siapapun”.
Saya menjadi lebih menyenangkan untuk sahabat saya.

Hal besar lainnya di bulan desember adalah memutuskan untuk pergi ke Sulawesi. Dulu saya tidak mau, karena ingin tetap fokus pada skripsi dan lulus tepat waktu atau lebih cepat. Keluar dari zona nyaman memang harus memiliki pengorbanan, keluarlah saya dari zona nyaman dengan pergi ke Sulawesi selama 4 bulan, meninggalkan sejenak Bandung yang merupakan bagian dari hidup, meninggalkan skripsi. Akhirnya zona yang tidak nyaman ini telah menjadi zona nyaman saya sekarang, 2 bulan terlewati dengan banyak kemajuan dalam hidup saya pribadi. Ini kebahagian untuk saya sendiri.

2013 harus menjadi bagian hidup saya nanti yang lebih keren. Terlebih akan banyak hal penting dalam loncatan kehidupan.
Skripsi yang akan menentukan saya kapan diwisuda, semoga Agustus 2013.
Kerja, dan saya berharap bisa terbang ke Malaysia sebagai pengajar anak-anak TKI di Sahab.
Bertambahnya usia. menjadi tua itu bukan pilihan, saya harus lebih dewasa dalam hitungan 22 tahun.
S2. Apa saya akan lanjut kuliah atau langsung kerja? Masih bingung.

Terimakasih 2012. Terimakasih banyak atas waktu yang panjang.

Tulisan ini diselesaikan saat duduk di balkon rumah panggung pulau Hoga, berhadapan dengan laut, sore paling damai yang pernah saya rasakan.

Pulau Hoga, 31 Desember 2012

Iklan