Nengok Goa Lalay Majalengka.


Hampir setengah tahun saya tidak piknik jauh-jauh dari sekitaran Majalengka, hanya sempat beberapa kali ke Pangandaran. Hal ini berhubungan dengan keputusan saya untuk bekerja di domisili, balik kampung ke Majalengka. Tentu hal ini beda jauh dari keinginan selepas kuliah dulu, harusnya saya kerja di luar pulau jawa.

Karena eh karena sekarang akan menghabiskan sisa hidup di Majalengka, mulailah cari sesuatu yang menarik dari Majalengka. Goa lalay, tiba-tiba teman kuliah saya si Iki posting poto tentang si Goa lalay ini. Ah gila keren tuh tebingnya.

Cari info mengenai keberadaan Goa Lalay yang berada di Maja, mungkin lebih dikenal daerah kaki gunung ciremai jalur apuy. Goa yang terletak di Desa Sukadana Maja ini masih belum diketahui orang banyak, hanya dijadikan tambang batu oleh penduduk sekitar. Petunjuk arah pun saya dapat dari warga ketika memasuki desa sukadana. Mereka rata-rata kaget saat bocah lucu ini nanya si goa lalay.

Nah, libur lebaran kali itu saya bersama teman berdua menengok lalay (kelelawar) yang sedang tidur siang. Dari tempat pakir motor di halaman rumah warga kita akan melewati jalan setapak sekitar 300meter menuju tebing di atas goa lalay. Dari tebing ke bagian bawah sungai menuju goa lalay jalurnya terjal menapaki batu yg agak sedikit berbahaya, watch your step, hati-hati jatuh dan entahlah bagaimana kalau terpeleset langsung ke batu dibawahnya. Ngeri kakak 😦

Berikut adalah poto yang sempat diambil di Goa Lalay, Maja, Majelengka.

20140805-215526-78926731.jpg

20140805-215531-78931089.jpgl

Iklan