Camping Ceria di Pantai Puncak Guha.


wpid-wp-1429083072499.jpeg

Gemuruh ombak dibawah tebing yang jadi pelataran dari pintu tenda warna kuning tempat tidur semalam memaksa saya bangun, waktu subuh dan sunrise belum muncul. Padahal nyatanya semalaman itu saya tidur sedemikian, lebih banyak berbicara dan curi-curi lihat bintang ke langit. Begitulah mungkin namanya camping dimanapun, gunung, hutan, bahkan pantai, malam bukan lagi tempat untuk tidur, melainkan tempat obrolan liar jadi pemenang, jagung bakar sebagai teman, tidur hanya formalitas bagi mata yang kadang sedikit-sedikit agak ingin ditutup sebentar.

IMG_1181

IMG_1171

Tipikal pagi dengan ombak dan muka ceria serta kepulan uap dari rebusan air untuk kopi aroma adalah pagi terbaik kesekian yang harusnya terjadi setiap akhir pekan. Sayangnya, pekerja seperti saya hanya bisa memaksakan waktu sempit dan jarak yang agak jauh untuk kesenangan semacam ini. Tak lain akhir pekan bahagia ini untuk bekal menjalani semingguan di kantor yang kerjaannya sungguh-sangat-tidak-asyik-tapi-tetap-butuh-karena-butuh-gajinya.

IMG_1165

Camping ceria kali ini dilaksanakan dengan khidmat di Pantai Puncak Guha daerah Rancabuaya Garut. Mungkin sebagian orang telah kenal degan Rancabuaya, tapi dengan Puncak Guha sepertinya masih asing dan terbukti ketika semalam minggu disana sungguh sepi bukan main hanya 3 tenda kami, tapi menjelang tengah malam datang semobil anak muda dari Bandung katanya, pagi miggunya banyak muda-mudi Garut yang sekedar foto-foto-selfie lalu pergi lagi sembari terkagum-kagum lihat kami dengan asyiknya menikmati pagi duduk-duduk di kursi malas sambil minum kopi dan baca buku.

Rencana camping seperti ini memang selalu datangnya dadakan, tapi beruntung saya punya teman super well prepared, maka tenda, peralatan masak, sleepingbag, makanan sudah siap dan subuh sabtunya kita mulai bergerak menuju arah Cianjur, ke Cidaun rencana awalnya. Sepanjang jalan dari jalur alternatif Bandung Cianjur ke arah Cidaun kami sebenarnya banyak berhenti ditempat-tempat untuk sekedar cuci mata, lalu mengambil gambar untuk ketersediaan stok foto instagram. Kebun Teh Rancabali, menikmati Situ Patenggang yang punya pulau cinta, lalu makan siang di warung entah apa namanya tapi ikan gorengnya enak sekali, lalu terkagum-kagum dengan cekungan tebing penuh air terjun di Naringgul, menjelang sore kami sampai di Cidaun namun tak jadi plot tempat camp disana, diputuskanlah lanjut ke Rancabuaya, ke Puncak Guha. Memang rencana dadakan seringnya jadi lebih seru, Puncak Guha sangat epic, cocok untuk camping. It was amazing for us.

IMG_1084

Setiap yang akan jadi sangat menyenangkan pasti diawali dulu dengan sedikit hambatan. Hambatan kami saat itu adalah hujan yang agak deras ketika sampai di Puncak Guha, sementara langit semakin gelap, perut lapar dan beras lupa dibeli. Masak-memasakpun dengan cekatan kami tuntaskan, kwetiaw sebagai karbo pengganti nasi, tumis kangkung cumi buatan saya yang dipuji enak, lalu goreng tempe, ayam bakar ala colorado, tetap saja tandas diperut kami pertanda kelaparan dan rasa jadi nomor dua, segalanya jadi enak bila dilakukan bersama. Tapi memang enak apalagi dimakan bersama yang tersayang. uhuk!

Malam, hujanpun baik hati untuk reda. Tenda siap dipasang, langitpun senyum-senyum melihatkan bintang yang bertabur banyak. Angin laut di Puncak Guha tak terlalu gerah, cenderung adem mungkin karena sorenya hujan. Kami terutama saya tak sabar menunggu esok paginya akan sebahagia apa ketika membuka tenda dan terpampanglah lautan luas yang memang sangat cantik disertai tebing dan rumput ala-ala daratan Kenawa yang jauh disana dan belum sempat dijamah. Alhamdulillah ternyata saya masih bisa sebahagia itu, sesederhana itu, walaupun setelahnya badai berkecamuk dihati.

Banyak hal rupanya yang dapat saya rasakan dari camping kemarin. Banyak hal mengejutkan dalam setiap perjalanan, persiapan matang tak selamanya akan luput dari kekurangan, berhenti memakai topeng, jujur.

Sepertinya mengisi waktu di alam terbuka harus makin sering dilakukan, liburan ke Pantai Karimunjawa selanjutnya sepertinya akan menarik, menginap di Wisma Apung, oke?

Iklan