Ke Tangkuban Perahu lagi, lagi


Sore ini masih di Meja kerja yang berantakan,  ditemani segelas wedang jahe yang tak biasanya, playlist Payung Teduh yang memutar lagu Tidurlah.. Malam terlalu malam.. Pikiran saya dengan liarnya loncat-loncat ke belakang, menggantikan realita senin yang hendak berangsur menjadi sore-sore di belakang yang teramat manis sehingga rasanya ingin ahhhhhh mau lagi

Misalnya seperti, ketika di Tangkuban Perahu, pasang Hammock agak tinggi diantara pohon yang mengarah ke Kawah Ratu, semilir angin campur bau belerang buat saya seperti memiliki Tangkuban Perahu itu sendirian.

image

Tangkuban perahu tak banyak berubah, saat weekend masih ramai, banyak pedang kupluk, penjual strawberry, ada yang jual ulen, baunya masih sama seperti dulu. Sedikit geli rasanya siang itu saya mengantar teman yang ternyata baru pertama kalinya ke Tangkuban perahu diusianya yang 24 tahun, padahal dia termasuk orang yang gemar berpergian, tapi Tangkuban perahu ia lewatkan. Malu-malu dia ingin berfoto mainstream di dekat tulisan Tangkuban perahu besar.
image

Katanya deg-degan sekali baru pertama kali kesana. Iseng mungkin dia bertanya sudah berapa kali saya ke Tangkuban perahu, saya jawab lebih dari 5 kali, 3 kali dengan laki-laki berbeda. Bau Belerang tangkubah perahu jadinya mewariskan bau-bau mantan yang tak bagus kalau terlalu lama dihisap. Teman saya yang mengaku ganteng itu terkaget-kaget dengan komersialisasi Tangkuban Perahu, harga tiketnya lumayan tinggi, 72.000 untuk 2 pengunjung yang mebawa motor, terlebih bagi wisatawan asing yang saat itu bersama kami, hampir 600.000 untuk berlima. Apalagi ketika ke Kawah Domas yang harusnya tak usah bayar tiket, kami ditodong harus bayar 250.000 untuk sewa guide. Padahal dulu saya tak bayar lagi ketika hendak ke kawah domas buat rebus-rebus telur. Ah ya dilema memang.

Tangkuban perahu siang itu, menyisakan rencana bahwa saya harus beli Hammock warna merah dari teman, biar lain kali liburan bisa mejeng-mejeng santai dan terlihat seperti hidupnya selow tanpa beban di akhir pekan.

Selamat sore, jangan lupa teruslah piknik.

image

image

image

Ya ampun, aku.pengen poto disana

image

Iklan